Kamis, 13 Februari 2014

Naskah Drama 1 Babak - Alvionata Vidya Utami

Drama 1 Babak
KEKECEWAAN PENUNDAAN HAJI
Oleh Alvionata Vidya Utami
TOKOH          :       
BU RANI     :     Usia 38 tahun petugas Biro Perjalanan Haji dan Umroh
PAK ARYO     :      Usia 45 tahun calon jamaah haji
PAK HARJO        :     Usia 53 tahun calon jamaah haji
BU INA        :     Usia 48 tahun calon jamaah haji     

SUATU SIANG DI SALAH SATU BIRO PERJALANAN HAJI DAN UMROH DI JAKARTA. CALON JAMAAH HAJI SEDANG BERKUMPUL.
BU RANI    :     Assalamu’alaikum Warohmatullahi      Wabarokatuh
JAMAAH HAJI    :      Wa’alaikumsalam Warohmatullahi Wabarokatuh (Serempak)
BU RANI    :     (Membuka pembicaraan)  Saya selaku petugas Biro perjalanan       Haji dan Umroh akan memberitahukan hal-hal mengenai keberangkatan haji tahun ini. Saya mewakili seluruh petugas mohon maaf yang sebesar-besarnya karena kuota hanya 250 orang saja sehingga harus ada yang ditunda keberangkatannya sampai tahun depan
PAK ARYO    :      Alasannya apa, Bu? Mengapa harus ada yang ditunda?  (Bingung)
BU RANI    :      Karena kuota jamaah haji yang mencukupi hanya 250 orang Berhubung di sini ada sekitar 350 orang maka dari itu Biro Perjalanan Haji dan Umroh akan menunda untuk 100 orang tersebut (Memperjelas)
BU INA     :     Lalu siapa yang akan berangkat haji tahun ini?
BU RANI    :     Kami di sini mengambil kriteria bahwa yang berangkat haji tahun ini adalah calon jamaah haji yang mendaftar 250 paling awal. Mungkin ada yang ingin ditanyakan lagi?
JAMAAH HAJI    :    Tidak...... (Serempak)
BU RANI    :      Demikian yang dapat saya sampaikan. Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
JAMAAH HAJI    :     Wa’alaikumsalam Warohmatullahi Wabarokatuh
KETIKA SEMUA JAMAAH HAJI KELUAR DARI RUANGAN PAK ARYO,                         PAK HARJO,  DAN BU INA TETAP DI RUANGAN
PAK HARJO    :     Permisi, Bu
BU RANI    :         Iya, Pak. Ada yang bisa saya bantu? (Ramah)
PAK HARJO    :     Saya dan istri saya masuk pendaftaran ke berapa ya?
BU RANI    :       Atas nama siapa ya, Pak?
PAK HARJO    :      Pak Harjo dan bu Ina dari Purbalingga
BU RANI    :      Sebentar saya cek dulu (Sambil mengecek daftar pada komputer) Bapak dan ibu masuk pendaftaran ke 300, jadi bapak dan ibu berangkat tahun depan
PAK HARJO    :     (Diam sejenak lalu melanjutkan pembicaraan)  Begini, Bu kan tadi ibu bilang kalau yang berangkat duluan yang mendaftar terawal. Tapi, bagaimana dengan orang yang berangkat tahun depan yang berusia lanjut?
BU RANI    :     Maaf pak, ini memang kriteria  dari biro karena mungkin dianggap adil
PAK HARJO    :     Adil bagaimana? Orang yang sudah tua mungkin ada yang berkursi roda kan ingin lebih dulu berangkat. Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan apakah biro mau bertanggung jawab?
BU RANI    :      Maksudnya terjadi sesuatu yang tidak diinginkan bagaimana?     (Merasa belum mengerti)
PAK HARJO    :      Ya...... saya tidak ingin hal ini terjadi. Bisa saja orang tersebut meninggal tapi orang tersebut belum berangkat haji
BU RANI    :        Kami berharap hal seperti itu tidak terjadi
PAK HARJO    :           Tapi, Bu. Saya sangat kecewa dengan kriteria dari biro ini menurut saya ini kurang adil (Merasa kecewa)
PAK ARYO    :      Sudah pak...yang sabar saja
BU RANI     :      Kami ini hanya manusia biasa yang berlaku mungkin tidak adil. Yang jelas kami ini hanya menjalankan amanat. Mohon bapak dan ibu memaklumi
BU INA    :      Ya, Bu saya memaklumi. Tapi saya dan suami saya datang jauh-jauh-jauh dari purbalingga dan ketika saya pulang nanti keluarga pasti kecewa. Biro ini mengabarkan baru sekarang kenapa tidak 1 minggu yang lalu atau 1 bulan yang lalu?
BU RANI     :     Begini, Bu ini memang kesalahan biro karena tidak mengecek kuota terlebih dahulu dan kami minta maaf yang sebesar-besarnya (Menyesal)
BU INA     :      Ya, Bu saya tahu. Tapi saya masa saya harus pulang lagi, kemarin saya sudah membuat pengajian dan persiapan-persiapan lain di rumah
BU RANI    :     Saya sih terserah ibu saja mau tetap di sini atau pulang
PAK HARJO    :      Kalau untuk menunggu 1 tahun itu terlalu lama lebih baik saya dan istri saya pulang dulu
BU RANI    :      Ya pak, agar tidak mengecewakan para calon jamaah haji yang ditunda keberangkatannya , kami akan menggantikan umroh dulu untuk tahun ini
PAK HARJO    :      Jadi, saya dan istri saya akan menjalankan umroh dulu dan tahun depan saya dipastikan berangkat kan ?
BU RANI    :      Itu sudah pasti pak. Apakah ada yang ingin ditanyakan lagi ?
BU INA     :     Kalau itu memang kehendak biro, saya terima saja
BU RANI    :     Sekali lagi saya minta maaf. Kalau ada informasi untuk keberangkatan umroh bapak dan ibu akan saya hubungi
PAK HARJO    :      Iya, Bu kami juga minta maaf  kami juga minta maaf, kami sudah marah-marah (Berkata dengan penyesalan)
BU RANI     :      Iya, Pak tidak apa-apa saya juga tahu calon jamaah haji pasti kecewa (Merasa lega)
BU INA    :      Ya sudah kami pamit. Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
BU RANI     :      Wa’alaikumsalam Warohmatullahi Wabarokatuh
AKHIRNYA PAK ARYO, PAK HARJO, DAN BI INA KELUAR DARI RUANGAN BIRO PERJALANAN HAJI DAN UMROH.

0 komentar:

Posting Komentar